PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI

0 komentar

BAB I
PENDAHULUAN
Sistem Informasi Manajemen didefinisikan sebagai kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. Dan biasanya perencanaan dan pengendalian ini meliputi tentang pemnafaatan manusia, dokumen, teknologi dan prosedur.
Sedangkan manajemen informasi sendiri adalah  seluruh aktifitas memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin, dan membuangnya pada saat yang tepat.
Informasi yang juga termasuk data merupakan salah satu sumber daya utama yang digunakan manager untuk mencapai suatu tujuan.

BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pentingnya Manajemen Informasi dalam Perusahaan

Ada dua hal yang membuat manajemen informasi begitu penting dalam suatu perusahaan, yaitu :

1.1  kompleksitas tugas manajemen yang semakin meningkat

Hal ini disebabkan oleh karena :
a) Pengaruh ekonomi internasional,
b) Perkembangan teknologi dunia yang semakin pesat
c) Kompleksitas teknologi yang meningkat
d) Semakin sempitnya kerangka waktu bagi para manajer untuk mengambil keputusan
e) Kendala-kendala sosial

1.2  Keinginan untuk menggunakan peralatan pemecahan masalah yang lebih baik

2.      Peranan Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi

2.1  Keterampilan Manajemen

Dalam hal ini, seorang manajer haruslah menguasai banyak keerampilan agar menunjang pekerjaannya. Keterampilan yang harus dimiliki dalam manajemen informasi ini adalah :

a. Keterampilan berkomunikasi

komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.

b. Keterampilan Pemecahan Masalah

Pemecahan masalah (Problem Solving) sebagai semua kegiatan yang mengarah pada solusi suatu permasalahan.
Masalah secara negatif sebagai suatu kondisi atau kejadian yang berbahaya atau mungkin membahayakan suatu perusahaan, atau secara positif sebagai sesuatu yang menguntungkan atau mungkin menguntungkan. Hasil dari aktifitas pemecahan masalah adalah solusi. Selama pemecahan masalah, manajer terlibat dalam pengambilan keputusan (Decision Making), yaitu tindakan memilih dari beberapa alternatif tindakan. Keputusan (Decision) adalah suatu tindakan tertentu yang telah dipilih.

c.  Pemahaman komputer
Memahami komputer yaitu memiliki pengetahuan mengenai komputer yang mencakup pengertian mengenai istilah-istilah komputer, pemahaman mengenai keunggulan dan kelemahan komputer, serta kemampuan menggunakan komputer dsb.

d.  Pemahaman informasi
Memahami informasi yaitu pengetahuan yang meliputi bagaimana menggunakan informasi pada tiap tahap dari prosedur pemecahan masalah, di mana informasi diolah, dan bagaimana membagikan informasi dengan orang lain.

2.2  Manajer dan Sistem Perusahaan

System merupakan sekumpulan unsure atau elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencaai tujuan.Sebuah sistem tidak memiliki kombinasi elemen yang sama, tetapi memiliki susunan dasar yang sama, yaitu Input, Output, Transformasi, Mekanisme pengendalian, dan Tujuan.Sistem perusahaan merupakan sistem lingkaran tertutup karena memiliki 3 elemen kontrol dan juga merupakan sistem terbuka karena dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya.

3. Data dan Informasi

Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai. Informasi merupakan data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta dan suatu nilai yang bermanfaat.
Transformasi dari data menjadi informasi dilakukan oleh information processor (pemroses informasi). Pemroses informasi adalah salah satu elemen kunci dalam sistem konsep. Banyak istilah yang digunakan untuk menandai unit komputerisasi-pemrosesan data, MIS, sistem komputer, sistem informasi dan sebagainya. Kita akan menggunakan istilah Pelayanan Informasi (Information service), dengan memberi penekanan pada informasi (dari pada data) dan dimaksudkan untuk memberikan pelayanan ke seluruh organisasi tersebut.

4. Komputer Sebagai Elemen dalam Sistem Informasi

Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi. Sistem informasi sebagai sebuah sistem memiliki elemen-elemen :
1. Perangkat keras (hardware)
2. Perangkat lunak (software)
3. Prosedur
4. Orang
5. Basisdata
6. Jaringan komputer dan komunikasi

 5. Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer

• Fokus Data
Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik atau electronic data processing (EDP). Istilah lain, Sistem Informasi Akuntansi (SIA), digunakan untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahaan. SIA menghasilkan beberapa informasi, sebagai produk sampingan dari proses akuntansi.

• Fokus Informasi
dengan berkembangnya teknologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang lebih cepat, maka muncul konsep SIM yang menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya.

• Fokus pada Pendukung Keputusan
DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Manajer tersebut dapat berada di bagian mana pun dalam organisasi – pada tingkat mana pun dan dalam area fungsional apa pun.

• Fokus pada Komunikasi
Otomatisasi kantor atau office automation (OA) memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktifitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan

• Fokus Konsultasi
Sistem pakar atau expert system (ES) adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area. Sebagai contoh, sistem pakar dapat menyediakan bagi seorang manajer sebagian bantuan yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.

BAB III
KESIMPULAN

Dengan adanya manajemen dalam perusahaan dapat membantu suatu perusahaan untuk menjalankan pekerjaan. Dapat menghemat biaya, waktu dan tenaga kerja. Dengan dibantu system teknologi yang canggih karyawan perusaan dapat lebih baik lagi dalam bekerja. Dimana pencapaian perusahaan untuk suatu tujuan bersama.

BAB IV
DAFTAR PUSTAKA




Read More..

Tugas Softskill

0 komentar

1.Memanfaatkan waktu luang di sela sela kuliah?
2.Belajar membuka usaha sambil kuliah?
3.kuliah yang efisien?
4.Seandainya saya menjadi pemimpin perusahaan atau organisasi?
                                    
JAWAB

1. MEMANFAATKAN WAKTU LUANG DI SELA SELA KULIAH
Waktu kuliah itu berbeda dengan waktu ketika sekolah SMA dimana waktu sekolah sudah ditetapkan atau sudah ditentukannya waktu mulai dan berakhirnya pelajaran, berbeda dengan waktu kuliah dimana para dosen yang menentukan waktu kapan belajar mengajar berlangsung sehingga para mahasiswa bisa belajar untuk mandiri
Ketika waktu kosong sebelum jam kuliah dimulai, beberapa hal yang dapat diisi dengan aktivitas yang bermanfaat seperti:
     1. Menjalankan kewajiban seperti sholat
     2. Mengerjakan tugas tugas kuliah yang belum selesai walaupun jangka waktu terkumpulnya                  tugas masih lama
     3. Mencari informasi informasi yang penting untuk memperdalam pelajaran yang diberikan                                                            oleh dosen

2. BELAJAR MEMBUKA USAHA SAMBIL KULIAH
Pada awalnya saya tertarik membuka usaha karena inspirasi dari sahabat karib saya yang tinggal berdekatan dengan saya. Melihat peluang untuk membuka usaha tersebut memang saya lihat cukup berpotensi untuk meraup keuntungan dikarenakan usaha ini sepertinya masih sedikit didaerah tempat saya tinggal.
Usaha yang saya akan buka yakni usaha “AIRBRUSH”. Pada mulanya saya juga tidak tertarik pada usaha ini, namun karena teman saya selalu memebrikan motivasi sehingga saya berani untuk mencoba membuka usaha ini. Saya awalnya bingung karena saya tidak mengerti apapun tentang tatacara bagaimana mengecat helm yang dapat membuat teman-teman menyukainya.

3. KULIAH YANG EFISIEN
Semua orang memiliki jumlah waktu yang sama setiap harinya. . Setengah dari waktu yang kita gunakan habis karena empat hal, yaitu: tidur, makan, bergaul dan hubungan interpersonal.
Sering kali ditemui bahwa banyak mahasiswa yang masih belum dapat mengatur waktu dengan cara efisien sehingga mereka mengalami kesulitan dalam mengatur jadwal yang tentunya sangat penuh dengan aktivitas dan juga kegiatan belajar.
Masalah yang muncul dalam mengatur waktu adalah jika setiap hari kita memiliki kegiatan dan sulit untuk dikontrol, maka masalah akan muncul. Masalah yang muncul tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu perencanaan yang tidak terorganisasi, tidak jelas, melenceng, tidak konsisten, tidak ada tujuan, dan kurang efektif dalam menggunakan waktu. Akan sangat membantu jikakita menuliskan beberapa masalah yang muncul dalam pengaturan waktu.

4. Seandainya Saya Menjadi Pemimpin Perusahaan Atau Organisasi
- Jujur
- Profesional dalam bekerja
- Tidak Keras Kepala
- Menerima kritik/saran dari bawahan dengan lapang dada

Read More..